RSS

Minggu, 21 September 2014

Apapun keadaannya, harus tetap bersyukur !

Tuhan...
Aku ingin mengadu padamu. Sejujurnya, aku iri dengan mereka. Mereka yang bisa merasakan hangatnya kebersamaan bersama keluarga kecil mereka yang semua personilnya lengkap. Maaf Tuhan, bukannya aku tak mensyukuri apa yang telah Engkau karuniakan untukku. Tapi inilah kejujuran dari hati kecilku. Aku juga ingin merasakan indahnya kebersamaan bersama keluarga yang utuh layaknya seperti mereka. Namun apa daya , keinginanku hanyalah sebuah keinginan. Karena engkau telah lebih dahulu memanggil ayah juga kakak lelakiku. Ini memang suratan takdir-Mu yang harus aku terima. Ini lah ketetapan-Mu yang tak bisa diganggu gugat oleh siapa pun. Karena Engkau lah Yang Maha Berkuasa atas segala-galanya.

Tuhan, ini bukan sebuah protes. Tapi, ini hanyalah sebuah curahan hatiku. Bahwa sesungguhnya aku ingin sekali berkumpul dengan keluarga utuhku. Walau aku tahu, ayah dan kakak lelakiku tak mungkin kembali lagi karena mereka telah menghadap-Mu.

Terima kasih Tuhan ..,
Engkau masih menyisakan ibu dan kakak perempuanku. Dan ku mohon dengan sangat. Biarkan mereka tetap bersamaku dalam mengarungi kehidupan ini. Izinkan aku untuk terus bersama mereka untuk selamanya. Ya, walau aku tahu segala sesuatu yang ada di dunia ini tak ada yang abadi. Setidaknya , berikanlah mereka kesehatan juga umur panjang terutama untuk ibuku yang usianya sudah separuh abad. Juga berikan aku kesehatan agar aku bisa membahagikan mereka.

Tuhan...
Apapun dan bagaimana pun keadaanku kini, jadikanlah aku selalu bersyukur atas segala karunia-Mu.
Dan sampaikan juga salam rinduku untuk ayah dan kakak lelakiku. Berikanlah tempat terbaik di sisi-Mu untuk keduanya. Amin

Selamat pagi sayang.

Selamat pagi sayang.... 
Nyenyakkah tidurmu td malam?
Sempatkah kau hadirkan diriku dlm mimpimu semalam?
Oh ya, jgn lupa habiskan sarapan pagi yg khusus kubuatkan untukmu yah... Secangkir tawa hangat dan semangkuk harapan  Td kutitipkan pd matahari utk menyajikannya langsung dihadapanmu. Juga jgn lupa   ,selipkan namaku disetiap do'a pagimu seperti aku selalu menyebut namamu tiap kali aku mengingatmu...
Satu lg sayang.. Jgn lupa tersenyum yah, berikan senyum manis terbaikmu pd pagi, agar semesta pun merestui kita.

I Love You..

Sabtu, 20 September 2014

T_T don't be sad !

Seketika aku terdiam. Menahan gumpalan air yang akan jatuh di kedua pipiku. Ia menuntut sebuah perhatian dariku.
Mendengar pernyataannya barusan, membuatku berpikir cepat.
Tunggu, bagiku ini sebuah pernyataan yang konyol. Lalu apa yang sudah kuberikan untuknya selama ini, apa itu bukan sebuah perhatian ? Bagiku itu lebih dari sebuah perhatian, bahkan itu lah sebuah pengorbananku. Karena aku telah menjadikan ia prioritasku. Namun, ia sama sekali tak menghargainya sedikit pun. Entahlah .. Aku tak mengerti, apa yang tengah ada dipikirannya.
Tapi, di sini aku tak ingin berpikir macam-macam.
Maaf , jika selama ini aku belum bisa membuatmu sekedar tersenyum. Aku hanyalah insan dengan segala kekuranganku.
Ketika kalian memberikan sebuah perhatian, pengorbanan dan kasih sayang terhadap orang yang kalian cintai. Sementara tidak dihargai. Bagaimana rasanya? Sakit. Iya sakit!
Tapi, itu semua mengajarkan sebuah ketulusan.. :)
Sabtu malam, menikmati sisa-sisa hujan..

Titie Ibnatu Mursid

Minggu, 31 Agustus 2014

Cukup !

Tadi malam, aku kembali memasuki koridor yang salah.
Entah setan darimana yang berusaha menggodaku. Berkali-kali kucoba untuk melawannya, namun aku tak kuasa. Aku terlalu lemah. Sudah sekian lama aku terbebas dari koridor ini, namun kini aku kembali melewatinya lagi. Bukannya aku lupa dengan janjiku beberapa bulan silam, aku ingat. Aku pun berusaha untuk menghindarinya. Namun aku tak mampu berbuat banyak. Aku terlalu lemah. Duhai diri.. Maaf aku telah ingkar janji.. Aku khilaf..  Kini hanya penyesalan yang  tersisa. Mungkin maaf dan penyesalan tak akan bisa memutar waktu. Semua telah terjadi.. Aku sadar, jalan yang kulalui memang berbahaya. Namun terlalu sulit untuk menghindarinya.

Kini aku marah pada diri sendiri yang terlalu lemah dan bodoh ! Rasanya ingin ku caci maki saja !
Bisa-bisanya membohongi diri sendiri..!

Cukup !
Harusnya ini yang terakhir kalinya aku melalui koridor ini !

Di pojok kamar, dalam heningnya tengah malam. Tak terasa air mataku mengalir membasahi kedua pipiku...

Sabtu, 16 Agustus 2014

22nd

Dua puluh dua tahun sudah aku menghirup atmosfer di bumi secara cuma-cuma. Alhamdulillah, aku bersyukur kepada Ilahi Rabbi yang masih memberikanku nikmat sehat walafiat hingga detik ini. Banyak hal yang semestinya aku kaji ulang di usiaku yang kini bisa dibilang tak muda lagi. Hampir seperempat abad, saatnya berkaca pada diri sendiri. Berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Masih banyak mimpi-mimpiku yang belum terwujud. Semoga Allah memberikan kemudahan, keberkahan dan keridhoan dalam setiap jalan yang kutempuh. Amin.

Tangerang , 16 Agustus 2014

Titie Ibnatu Mursid

Sabtu, 12 Juli 2014

Kamu sudah lebih dari cukup .



Dengan seluruh kekaguman, surat ini aku kirimkan.
Kamu cukup tersenyum dan semudah itu aku jatuh terkagum-kagum. Kamu tak perlu menjadi pria kekar yang ada di drama-drama televisi, sesederhana itu sudah memikatku dengan ketulusan hati. Kamu memang tidak memiliki banyak seperti yang dunia unggulkan, tapi justru itu yang membuat kepadamu aku menetapkan pilihan. Kamu berbeda dan menerimaku apa adanya.

Bersamamu, aku tidak perlu menjadi orang lain. Kamu tak perlu menjadi pahlawan-pahlawan yang diidolakan oleh seisi dunia, karena kamu memiliki kekuatan khusus di mataku. Kekuatan untuk membuatku tersenyum disaat tak ada satupun yang mampu mengusir sedihku. Terlalu magis. Terlalu sederhana. Namun aku suka.

Sesederhana kamu hadir, segala kuatirku pun terusir. Dari caramu melihat dunia, dari caramu menatap realita, dari caramu menyebarkan cinta, dari caramu menggantungkan mimpi, dari cara kerja pikirmu dan dari caramu mencintaiku. Aku sungguh jatuh cinta. Kamu tak pernah berjanji, tapi selalu menyuguhkan segala yang melebihi ekspektasi. Kamu sudah lebih dari cukup. Terima kasihku takkan pernah habis-habis, karena Tuhan telah menghadirkanmu.

Terima kasih, priaku. Terima kasih.



Teruntuk : Pria pecinta emping :D 

Tentang Luka Masa Lalu....

Samar yang setipis kertas, di antaranya ada sebuah batas. Tidak ada peraturan yang begitu kuat untuk memisahkan antara cinta dan sebuah penyangkalan. Ketakutan punya sejuta kekuatan yang melebih-lebihi segala rasa saat ia mulai beraksi. Nyawa hati belum kembali pulih seusai ia habis-habisan disakiti oleh yang begitu ia cintai. Jika kini ia ditawari rasa yang serupa dengan apa yang dulu ada, hati hanya terlalu takut ia terburu-buru. Terlalu takut lagi-lagi ia tak berhati-hati. Caplah aku pengecut atau penakut, tapi ini upaya melindungi hati yang terlalu sering mencintai tanpa setengah-setengah. Hingga akhirnya, ia benar-benar patah.


Dulu, cinta dan bahagia begitu sederhana untuk dimiliki. Namun sejak berkali airmata menjadi pertanda tibanya si peretak hati, percayaku mulai berkurang. Kukira sosok itu ditakdirkan untuk menemukanku, tapi nyatanya meremukkan. Bukannya aku mengasingkan diri tak mau lagi dicintai, pintu itu masih akan terbuka, tapi aku perlu menyeleksi pemilik kuncinya. Cinta masih mengental, tapi luka pun terasa mengekal. Aku hanya tak ingin salah langkah. Karena pernah, cinta membuatku begitu patah. Untuk sembuh, perlu waktu yang sangat lama. Aku butuh merangkak seorang diri, meminum pil kenyataan yang begitu pahit dan menyadarkan bahwa satu-satunya hal yang bisa kulakukan adalah menerima.

Memang, tadinya aku tak ingin terburu-buru mendefinisikanmu sebagai calon penghuni hati. Karena ada ruangan yang pernah diobrak-abrik oleh beberapa objek masa laluku, kini perlu dirapihkan terlebih dahulu. Terlalu jahat jika ruangan tempatmu menghuni nanti masih dipenuhi sisa-sisa luka. Penyambutan yang baik adalah sebenar-benarnya mencintai dengan tanpa membawa masa lalu ikut serta. Memang, ingatan tentang beberapa peristiwa patahnya hati takkan pernah bisa terusir pergi. Tapi setidaknya aku perlu memastikan bahwa sekalipun bahagia mulai mengudara, ini bukanlah penyangkalan atau pesta sandiwara. Ini bukan perasaan sisa-sisa masa lalu. Harus ada hati yang benar-benar bahagia, atas maaf yang sepenuhnya terlaksana. 


Selasa, 17 Juni 2014

Ups.... :D


Aku tahu, aku sudah tidak semuda dulu lagi. Hampir seperempat abad, apa yang akan terjadi pada hidupku. Percaya nggak percaya, memang ada yang berbeda. Ada yang terasa perlu ditemukan. Entahlah apa. Mungkin jodoh. 
ups.... :D



Selamet deh buat kamu yang sudah memiliki seseorang. Tinggal bagaimana mempertahankannya sampai akhir. :)




Sabtu, 14 Juni 2014

"Ahlan wa sahlan Ya syahru Ramadhan"

 "Ahlan wa sahlan Ya syahru Ramadhan"


 Alhamdulillah, kurang lebih empat belas hari lagi jika diberikan umur panjang aku masih di beri kesempatan untuk bertemu dengan bulan yang penuh keberkahan. Bulan Ramadhan, bulan yang kedatangannya selalu ditunggu-tunggu oleh muslim dan muslimah di seluruh penjuru dunia.

Insya Allah, ini adalah Ramadhan yang ke-19 yang keluarga kami lewati tanpa hadirnya seorang ayah di tengah-tengah kami. Mungkin itu sudah biasa, namun bagaimana pun juga tentu aku ingin sekali melewatkan indahnya Ramadhan dan Idul fitri bersama keluarga lengkapku. Bersama Ayah, Ibu, dan kedua kakakku. Ya, aku tahu itu semua hanyalah sebuah mimpi. Pasalnya sembilan belas tahun yang lalu Ayah telah pergi ke Rahmatullah mendahuli kami , tepat ketika umurku masih sangat muda. Di usiaku yang ketiga tahun, Ayah meninggalkanku juga keluarga kami.
 
Bukan hanya tanpa Seorang Ayah, ini adalah Ramadhan yang ketiga kalinya tanpa Abang. Kakak lelakiku yang pergi menyusul ayah dua tahun silam. Sejujurnya aku belum terbiasa dengan kehilangan Abang. Namun, apadaya ini semua sudah menjadi takdir Ilahi Rabbi yang harusnya aku terima dengan ikhlas. 
Masih tergambar jelas dalam memori otakku, bagaimana seyum, canda dan tawa Abang. Bagaimana nasehat-nasehat beliau yang selalu memenuhi telingaku. Aku rindu, amat sangat merindukanmu, Bang. Terlebih ketika Ramadhan tiba, tiap hari aku harus extra tenaga untuk membangunkanmu sahur karena Abang memang sangat susah dibangunkan ketika sudah tidur. Belum lagi kebersamaan kami ketika berbuka puasa, setiap hari aku selalu berbuka puasa bersama Ibu, dan Abang sedangkan Kakak perempuanku sudah tidak tinggal satu atap lagi karena memang sudah menikah dan tinggal bersama suami dan anaknya.
Abang, rasanya baru kemarin kita melewatkan Ramadhan bersama, tapi kini kebersamaan itu hanyalah tinggal kenangan. Meskipun ragamu tak hadir menemani kebersamaan kami lagi, namun rautmu akan selalu ada dalam hati kami. Dahulu, ketika kau masih hadir di tengah-tengah kami. kaulah yang paling rajin tadarus Al-qur'an di rumah, sehingga memotivasiku untuk terus tadarus sepertimu. Terima kasih bang, semoga walau tanpamu disini yang selalu mengingatkanku untuk melakukan kebaikan. Semoga aku bisa senantiasa melakukan hal-hal positif dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Amin



Jakarta, 16 Sya'ban 1435 H

Titie Ibnatu Mursid




Jumat, 13 Juni 2014

Kado Istimewa^_^ Cerpen pertama zaman SMA, heheee

Dulu waktu zaman SMA, sempet belajar bikin cerpen  nih hasilnya... heheee

yuk... di intip... :p

Kado Istimewa^_^

Malam ini kulihat mama sedang asyik ngobrol dengan kak Mira. Entah sedang membicarakan apa. Yang jelas, aku tak ingin menggangunya dan aku pun segera memasuki kamarku. Sebelum tidur, sempat terpikir olehku .. hadiah apa yg akan kuterima besok??? . Hmmm… Mungkin tas baru, boneka, buku diary atau…. mama hanya membelikanku sebuah kue tar sekedar untuk merayakan hari ulang tahunku kecil-kecilan. Ahh… Cepat-cepat aku buang pikiran itu jauh-jauh. Untuk apa aku mengharapkan hadiah, lagi pula siapa juga yang ingin memberinya. Sudah sepantasnyalah aku bersyukur kepada Yang Maha Kuasa yaitu Allah SWT, karena sampai detik ini juga aku masih di berikan kesempatan untuk menghirup atmosfer bumi.
Malam semakin larut juga, Aku terlelap dalam tidurku…
“Vina, Selamat ulang tahun ya….. “ ucap mama sambil mencium keningku
“Iya Vin, Selamat ulang tahun yaa….. semoga tambah cantik, makin pintar dan panjang umur. Eits…. satu lagi biar cepet dapat pacar” lanjut Kak Mira
“Makasih ya mah,, kak mira… Vina seneng deh, Mama sama Kak Mira masih inget hari ulang tahunku” jawabku dengan senyum mengembang
“Vin…. emang kamu gak minta kado???” tanya mama
“Enggak lah ma, Do’a dari mama dan kak mira aja.. itu udah cukup buat Vina” jawabku
“Udah ah mah.. Vina berangkat sekolah dulu ya” sambil meraih tangan mama dan menciumnya
“Hati-hati ya sayang” ucap mama dengan senyuman terindahnya
“iya mah.. Assalamualaikum” ucapku
“Walaikum salam” jawab mama
Saat ini kondisi keuangan mama sangat lah memprihatinkan, semenjak tetangga baruku mulai ikut2an bisnis kue kering… bisnis mama yang sudah berjalan kurang lebih 10 tahunan , kini mulai sepi,,,
Melihat kondisi seperti ini , tak mungkin aku meminta pada mama untuk membelikan ku sebuah kado…
Di sekolah….
“Doooorrrr….” sambil menepuk pundakku dari belakang
“Eh… Elo San.. gue kira siapa??” aku tersentak kaget
“Ya gue lahh… sahabat lo yang paling cute.. hehehe…emangya lo kira gue setan.. Eh, Selamat Ulang Tahun ya Vin….” Susan terus nyerocos….
“Sorry nihh, gue gak bisa ngasih lo apa-apa !!” Lanjutnya
“Makasih ya San… “ aku menjawab dengan senyum.
Dugaanku benar, di hari ulang tahunku yang ke- 16 ini memang tak ada yang memberiku hadiah. Kukira mama akan memberikan ku tas baru, ternyata tidak. Padahal tasku sudah lama tidak di ganti dan aku hanya punya satu. Kalau melihat teman-temanku , mungkin aku iri pada mereka.
Kak Mira. Kenapa dia tidak mangajakku jalan-jalan lagi seperti tahun lalu, Mungkin… kebutuhan Kak Mira sangat banyak, sehingga gajinya tidak cukup untuk memberiku sebuah hadiah ulang tahun , atau sekedar traktir aku makan bakso.
Sebagai sahabat, kenapa Susan tidak memberi hadiah untukku. Padahal bulan lalu , saat dia ulang tahun aku memberinya sebuah bingkai sebagai hadiah ulang tahun untuknya.
Seandainya papa masih ada, mungkin aku bisa sedikit mengadu padanya dan minta di hadiahkan tas baru pada hari ulang tahunku. Mungkin Papa memang masih ada. Tapi, setiap kali aku bertanya pada mama. Mama selalu bilang bahwa Papa telah tiada, namun jika aku balik bertanya padanya papa dimakamkan di mana???. Mama selalu diam seribu bahasa dan tak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya.
Aku bingung dengan sikap mama.Sejak kecil aku memang tidak tahu seperti apa rupa papa. Kalau saja foto papa tidak diletakkan di ruang tamu, mungkin aku tidak akan tahu bagaimana sosok papa ku sendiri.
Sepulang dari sekolah, Susan mengajakku ke toko buku. Tapi aku enggan ikut bersamanya. Susan pun mengiyakan aku pulang kerumah.
“Vin,, anterin gue ke toko buku yukk !!” ajak Susan
“Sorry San, gue gak bisa” jawabku singkat
“Emang lo mau kemana?” tanya Susan
“Enggak, gue Cuma pengen di rumah aja” jawabku
“Oh,,, ya udah, gue duluan ya…” pamit Susan
“iya..” sambungku
Terpaksa aku berbohong pada Susan. Padahal aku sendiri tidak tahu ingin kemana.Untuk apa aku pulang ke rumah, mama tidak akan memberiku tas baru. Padahal aku ingin sekali memilikinya.
Tanpa pikir panjang lagi aku melangkahkan kakiku menuju toko tas yang berada bersebrangan dengan sekolahku. Aku memang tidak berniat untuk membeli tas, karena aku tidak punya uang, tapi apa salahnya kalau hanya melihat-lihat saja.
Di jalan raya , mobil dan motor melintas dengan kecepatan cukup tinggi. Karena tidak ada trotoar dan jembatan penyebrangan, aku pun bingung untuk menyebrang jalan. Tiba-tiba dari jauh terdengar suara seorang laki-laki paruh baya.
“Awasss…… ada mobil”
Saat kubuka mata, pandanganku tertuju pada sebuah lampu. Namun lampu itu berbeda dengan lampu di kamarku.
“Vina, kamu sudah sadar nak?” suara mama terdengar olehku
“Mama… aku berada dimana , mah??” tanyaku heran
“Kamu berada di rumah sakit, sayang” mama mencoba menjelaskan.
Aku pun terdiam. Rumah sakit??? Sedang apa aku disini?? Apa yang terjadi denganku ??
Ohh .. mungkin aku baru saja kecelakaan. Ya, mama bilang aku tertabrak oleh sebuah mobil. Si pengendara mobil lah yang membawaku kesini. Bukan Cuma itu, mama juga bilang dia membawa sebuah kado. Katanya hadiah untukku. Hadiah apa? Mungkin hadiah Ulang Tahunku, tapi…. siapa dia?? Mana mungkin dia tau kalau hari ini adalah hari Ulang tahunku ..
Suara mama terdengar lagi.
“Vina, ada seseorang yang ingin bertemu denganmu. Dia yang menabrakmu tadi saat kau hendak menyebramg”
“Siapa ma??” tanya ku penasaran.
Tiba-tiba terdengar suara dari balik pintu , entah siapa. Yang jelas aku kenal sekali langkahnya kakinya. Seolah aku sangat dekat dengannya..
“Maaf, boleh saya masuk?”
“Silahkan masuk Mas” jawab mama
Mama memanggil laki-laki itu dengan sebutan “Mas”. Setahuku , mama pernah bercerita padaku, mama memanggil sebutan itu hanya untuk papa. Mungkinkah itu papa??? Tapi…. mama bilang papa telah tiada. Sosok laki-laki itu semakin mendekatiku dan semakin jelas aku melihat wajahnya. Namun… wajah itu benar-benar tak asing lagi untukku. Ya… dia benar-benar mirip dengan sosok laki-laki yang selama ini kurindukan. Hanya saja dia sedikit lebih hitam dan rambut dikepalanya lebih banyak yang putih. Mungkinkah dia papa. Mungkin dia saudara dari papa. Tapi, bukannya papa itu anak tunggal????
“Selamat Ulang Tahun , Vina sayang….” Kata laki-laki itu
“Terima kasih” jawabku dengan tidak percaya
Dari mana dia tahu kalau hari ini aku berUlang Tahun ??? tanya ku dalam hati.
“Vina, maafin mama ya, Seama ini mama sudah membohongi kamu” kata mama sambil mengusap keningku
Aku semakin tidak mengerti.
“Ma, sebenarnya dia siapa??” tanya ku ingin tahu
Belum sempat mama menjawab, laki-laki itu berkata
“Vina , maafin papa . Papa mohon kamu mau memaafkan papa”
“Dan tolong buka kado itu, itu hadiah ulang tahun dari papa” lanjut laki-laki itu
“Papa?? Benarkah kau papaku? Bukannya papa telah meninggal? Ujarku tak percaya
“Enggak sayang, dia benar-benar papamu”. Kata mama mencoba menjelaskan
Mendengar keterangan mama , lemas badanku segera hilang, aku pun memeluk papa. Keluarlah air mataku dari bendunganya.
Segera ku ambil sebuah kado dari papa, lalu kubuka, ternyata isinya sebuah tas berwarna biru. Wara biru adalah warna kesukaanku. Betapa senangnya hatiku.
“Vina, itukan yang kamu inginkan?” tanya mama
“iya mah” jawabku singkat
“Walau hanya sebuah tas, papa minta kamu jadikan tas itu sebagai kado istimewa untukmu” ujar papa berharap
“ Enggak pa. Tas ini bukanlah kado istimewa. Tapi kehadiran Papa di hari Ulang Tahunku lah yang merupakan sebuah kado istimewa bagiku” jawabku
Mama dan Papa tersenyum mendengar perkataanku. Aku pun tersenyum…
Akhirnya, aku bertemu dengan papa,,, laki-laki yang benar-benar sangat aku rindukan… kini aku punya papa…. selalu ku panjatkan rasa syukurku kepada-Nya . Terima kasih ya Allah Engkau telah mempertemukan kami, kini lengkaplah keluarga kecilku…..
Papa meninggalkan mama, kak mira, dan aku… sejak 13 tahun yang lalu, ketika aku masih berumur 3 tahun, papa meninggalkan kami begitu saja, bahkan mama pun tak tahu apa alasan papa meninggalkan kami, mungkin itu lah alasan mama, mengapa dia tak pernah mau menjawab pertanyaanku saat aku menanyakan keberadaan papa..
kini papa telah kembali,,, aku sama sekali tak perduli dengan alasan mengapa papa meninggalkan kami…. yang terpenting sekarang, papa telah kembali dan berkumpul dengan kami…

“Terima kasih Ya Allah.. telah memberikan kado istimewa yang tak pernah ku duga, tepat di hari ulang tahunku ini…. “


By : Tie”,)
Mei ‘07

Selasa, 10 Juni 2014

Surat untuk Ayah di Syurga :')

Ayah, apa kabarmu disana?


Ibu bilang kau sudah bahagia di alam sana. Semoga memang benar adanya :). AYah, jujur saja aku sangat merindukanmu yah, kapan yah aku bisa berjumpa denganmu lagi. oh ya, terimakasih ya yah, semalam sudah menyempatkan waktumu mampir ke dalam mimpiku. Tapi kenapa hanya sebentar yah, padahal aku masih sangat merindukanmu yah.. Lain kali datang lagi ke mimpiku ya yah, tapi janji harus lebih lama, banyak hal yang ingin aku ceritakan padamu yah..

Yah, kini aku sudah besar. Dan aku ingin menemukan lelaki seperti ayah untuk melindungiku, menjagaku juga menjadi imam bagiku juga anak-anakku kelak. apakah aku bisa menemukan lelaki sepertimu yah, lelaki yang tangguh, pemberani, dan penyayang. Ayah, kau adalah lelaki terbaik yang aku kenal sepanjang masa..

Sebagian teman sebayaku kini sudah memiliki pasangan, bahkan banyak juga yang telah memiliki buah hati. Apa itu tandanya aku juga harus mengakhiri masa lajangku???
Ya, mengingat usiaku kini sudah memasuki kepala dua. sering kali terbesit di pikiranku. "kapan aku mengakhiri masa lajangku?"
Tapi, segala sesuatunya aku kembalikan lagi kepada-Nya. Karena aku yakin pendampingku kelak akan datang pada saat yang tepat... 

"hey.. ayah.. lihat, anakmu ini bijak sekali kata-katanya.. hehehe"  

Yah, sekian dulu ya surat dariku. lain waktu aku sambung lagi.. aku tunggu kedatangan ayah dalam mimpiku yah....



Salam Rindu buat Ayah Tercinta,



Si Bontot :')

^_Titie Ibnatu Mursid_^



Sabtu, 03 Mei 2014

"Buat apa sih kita Sholat??"

Boni ,"ayah , buat apa sih sholat ?"
Ayah ,"udah , kamu masih kecil jangan tanya macem-macem .. kafir loh nanti !"
Boni ,"....."

mungkin si ayah bilang gitu karena dia juga gak tau sholat itu buat apa :| payah .
sampai akhirnya 15 tahun kemudian , Boni sudah dewasa .. pas lagi nyantai depan rumah , kebetulan temannya , Maya , lewat depan rumah Boni .

Maya ,"woy bon ! ini kan mau solat jum'at , setiap lelaki Muslim diwajibkan solat jum'at ! kok kamu masih nyantai ?"
Boni ,"males ah , buat apa coba sholat .."
Maya ,"buset , jawaban lo kok gitu bon ?"
Boni ,"gue , sholat kalo butuh doang . gak solat kalo gak merasa butuh . sholat itu harus merupakan kebutuhan , bukan kewajiban dong .. Tuhan gak butuh solat kita , yang butuh itu kita ! sekarang gue lagi gak butuh sholat , jadi buat apa gue sholat ?"
Maya ,"itu betul , memang kita harus punya sense 'butuh' terhadap sholat . tapi , menurut gue , kita tetep 'wajib' sholat , meskipun kita sedang tidak 'butuh' .."
Boni ,"buat apa ? menurut gue , disitulah letak gak gunanya sholat . lebih cuih lagi , kalo orang sholat buat ngejar 'gelar' , gue paling gak suka !"
Maya ,"maksud lo ?"
Boni ,"ya itu , jenis-jenis manusia yang sholatnya buat pamer , kalo dia itu paling soleh .. menurut gue sih , kalo dia sholat seribu rokaat juga , kalo abis sholat dia korup , dia membunuh , dia menjelekkan orang , menggunjing , tetep aja dia tu lebih buruk dibanding orang yang gak sholat tapi berbuat baik sama orang lain .."
Maya ,"lo bener di satu sisi .. orang yang menzalimi orang lain , meski sholat , tetep lebih buruk dibanding yang gak sholat tapi berbuat baik .."
Boni ,"tuh , bener kan gue .."
Maya ,"tapi di sisi lain , lo juga salah tau .. menurut gue nih , sholat tetep wajib .."
Boni ,"salah gimana ? ah paling lu mau ngeluarin ayat-ayat lagi , bosen gue .."
Maya ,"oke , kita pake akal dan logika aja kalo lo bosen ama ayat . sekarang gue mau nanya , gaji lo di kerjaan berapa bon ?"
Boni ,"yaa .. sekitar 3jt-an lah perbulan .."
Maya ,"lo kerja berapa jam sehari tuh , buat 3jt itu ? 8 jam sehari ada gak?"
Boni ,"ya iya lah , lebih kali .."
Maya ,"selain itu , gue yakin kalo lo dapet segitu , karena skill dan gelar lo kan ? gak cuma karena kerjaan lo . yang jelas , pengorbanan lo untuk dapet gaji segitu , lebih banyak dari sekedar kerja 8 jam sehari . bener gak ?"

renungkan ..


Boni ,"bener banget .. tapi segitu juga udah untung . gue suka dapet bonus , jadi gue yah , berterimakasih banget dah sama bos gue .. dia care banget sih sama kita-kita .."
Maya ,"nah bon , ngomong-ngomong lo pernah denger ada jual beli ginjal gak buat transplantasi ? biasa orang yang ada kebutuhan kepepet gitu kan ada aja yang jual organ tubuh , ginjal contohnya .."
Boni ,"oh iya dong .. gila , satu ginjal bisa seharga satu milyar kali ! gue sih gak bakal jual .. gila aja .."
Maya ,"nah lo dikasih semilyar , kok gak mau berterimakasih sama sekali ?"
Boni ,"hah ? gue gak ngerti .. dikasih semilyar gimana ?"
Maya ,"tuh , mata lo .. harganya berapa ? ok , ginjal satu milyar kan ? oh ya , belom ntu kuping , mulut , muka , jantung , tangan , kaki , hati , otak ..semua jatuhnya berapa ya ? trilyunan tuh ? tapi semuanya dikasih GRATIS sama yang Diatas .."
Boni ,"........."
Maya ,"bon , sekali lagi nih , menurut gue , sholat tetep wajib , karna itu salah satu cara kita untuk berterimakasih sama Yang ngasih badan kita , rejeki kita , keberuntungan kita .. yah , segalanya yang udah Dia kasih dah ... kita rela bekerja 8 jam sehari untuk mendapatkan 3 juta rupiah . kita sangat berterimakasih sama orang yang ngasih kita tambahan bonus sekedar seratus-dua ratus ribu .. tapi kita kadang lupa berterimakasih sama 'Dia' yang ngasih kita mata , mulut , tangan , kaki , ginjal , yang harganya jauh lebih mahal kalo kita jual .. well , bahkan bisa dibilang gak ternilai harganya . cuma orang kepepet berat atau orang bodoh yang mau jual badan dia sendiri .. memang idealnya , orang sholat tuh terhindar dari perbuatan buruk . toh sholat kan aslinya mencegah perbuatan buruk , dan membuat kita terbiasa melakukan perbuatan baik . tapi itu kalau dia menghayati makna sholat sebagai sarana mengingat Tuhan , bukan sekedar menggugurkan kewajiban ... di situasi ideal ini , selepas sholat , orang jadi mengingat kembali , betapa banyak yang Allah berikan dan lakukan demi kebaikan kita .. coba aja telaah arti bacaan sholat dan arti gerakan sholat . so pasti lo temukan deh , banyak bacaan sholat maknanya kearah ini . karena dia ngeh bahwa Allah selalu melihat , dan telah banyak berbuat untuk dia , dia bakal berfikir 1000 kali untuk berbuat hal yang gak Allah sukai .. yah kalo sholatnya sekedar nyari gelar seperti yg lu bilang sih, memang gak bakal ada manfaatnya . tapi lo cerdas bon , makanya lo gak mau sholat sekedar menggugurkan kewajiban .. karena itu , lo pasti ngerti bahwa sholat tetep wajib , meski kita lagi gak butuh sholat . kita wajib sholat , untuk berterimakasih sama yang telah ngasih kita segalanya ... lo gak bakal gampang cari 3 juta perbulan kalau lo gak punya ginjal atau mata .. jadi terimakasih pertama kali sama yang ngasih itu semua .."
Boni ,"may , seandainya dulu ayah gue ngejawab pertanyaan gue kayak lo , gue mungkin gak bakal terlalu anti sholat ya .."
Maya ,"lah emang ayah lo dulu ngejawab apaan ????"
Boni ,"udahlah , gak usah dibahas .."
*boni masuk kedalam rumah*
Maya ,"eh bon kemana ? lo gak suka ya ama penjelasan gue tadi .."
Boni ,"enggak may ! gue mau siap-siap sholat jum'at dulu .. makasih ya may .."
Maya ,"Alhamdulilah .."

Jumat, 11 April 2014

Buanglah Pacar pada Tempatnya,,,, he he he .. :p


copas dari majalah annida, :D Yuk di simakk... :)

 Assalaamu'alaikum wr. wb.

Ngeri ngeri ngeri! Indonesia dibuat geger dengan ulah dua sejoli yang jadi partner in crime dalam modus pembunuhan sang mantan. AS, dibunuh oleh H en S, dengan cara disetrum, tenggorokannya disumpel kertas, kemudian dibuang di pinggir tol. Ya Allah! 0,o



Ternyata penyebabnya pun juga cuma karena masalah sepele: cemburu sama si mantan. Ih, kan nggak banget, ya? Sudahlah mendekati zina (pacaran), sampai tega menghilangkan nyawa orang lain pula!
Tapi selalu ada pelajaran dari tiap kejadian yang berseliweran. Khususnya buat kita para remaja, dari kasus AHS di atas. Ini diaaa!

1. Pacaran gak ada gunanya


Ih, S en H kan kasuistik, Nid?
Ah, masa, sih? Banyak kok yang pacaran ujung-ujungnya ke perzinahan. Padahal awalnya pasangan kalem. Saling ingetin buat sholat, belajar, kalo bulan puasa bahkan lebih kalem lagi. Tapi itu semua pastilah hanya ilusi belaka, Sob. Bukan apa-apa, soalnya Rasulullah sudah menjamin dalam salah satu hadits-nya:
"Janganlah seorang pria berkhalwat (berduaan dengan wanita), kecuali wanita itu disertai mahram-nya, karena sesungguhnya yang ketiga adalah setan" (HR Muslim)
Nggak ada kan orang pacaran yang kemana-mana selalu bertiga, en orang ketiganya sahabat/saudara/yang lain? Males deeeh jadi kambing congek!
Nah... kalau masih ada aja yang ngotot bahwa pacaran banyak manfaatnya *apalagi cewek, hati-hati deh, kalau sudah putus baru menyesal. Hiii!

2. Cinta itu membangun


"Cinta mengubah seorang pengecut menjadi pemberani, yang pelit jadi dermawan, yang malas jadi rajin, yang pesimis jadi optimis, yang kasar jadi lembut." Quddamah
Kan katanya motif si S ikutan tega membunuh si AS cuma karena takut si H balikan sama AS, ya? Si H juga tega ngebunuh AS karena dia *yang sudah berstatus mantan, sering jalan sama cowok lain.
Nah ini... mesti banget kita patri dalam hati, bahwa yang namanya cinta itu pasti membangun si pelaku, bukan malah menjatuhkan. Saat benih cinta bersemayam di hati, kita pasti jadi lebih bergairah, semangat, berprestasi, dll yang baik-baik. Bukan malah bikin males, nggak produktif, cemburu setengah mati, tega nyetrum orang, dll yang jelek-jelek. Itu sih bukan cinta, tapi emosi belaka. Mereka akan tumbuh menjadi orang melankolis en kehidupannya nggak akan berkembang.

3. Nggak ada Sayap Patah Karena Cinta


Kasian si H. Dia menjadi gila karena cintanya pada si AS. Kalau kata pujangga, sayap cintanya patah! Hiks.
Padahal seharusnya, kata Ustadz Anis Matta, "Ketika kasih tak sampai, atau uluran tangan cinta tertolak, yang sesungguhnya terjadi hanyalah "kesempatan memberi"  yang lewat."
Jadi kalau kita ngaku sedang dilanda cinta, harusnya bukan kepada siapa sesuatu (cinta) itu kita berikan. Tapi apakah yang akan kita berikan? Dijamin, kalau begini prinsip yang kita pegang, nggak ada lagi deh ungkapab sayap patah karena cinta! Asiiik.
Okesip... sekali lagi, pacaran itu nggak ada gunanya, Sob! Gak jelas juntrungannya. Mending juga simpan energi kita untuk membangun cinta dengan dia yang sudah halal nantinya. Insyaa Allah nggak ada lagi kejadian setrum mantan! *eh ^_^v
 
Wassalaamualaikum wr. wb.

sumber : annida-onlie.com

Kamis, 03 April 2014

JOMBLO??? Don't be sad guys ... ^_^


Apakah kamu pernah melontarkan kata 'jomblo' kepada teman mu? Atau bahkan kamu pernah mendapat gelar 'jomblo' dari seorang teman?
Apa reaksi kamu saat berada di posisi itu? Apakah meratap sedih, menangis, cuek, masa bodoh, atau bahkan memaki-maki?
Sikap lain saat mendengar kata jomblo adalah mengernyitkan dahi seperti mendengar hal yang buruk atau negatif. Seolah terbayang di otaknya bahwa status jomblo berarti tidak mempunyai pasangan atau kuper.

Sebenarnya kata jomblo terbentuk dari kata jomlo (tanpa b) yang bermakna wanita tua. Sepadan dengan kata seperti panti jomlo, yaitu tempat orang-orang tua lanjut usia.
Kata tersebut merupakan metamorphosis (pergeseran bentuk) dari kata jomlo. Kata jomlo masa kini banyak dipahami maknanya sebagai orang yang tidak memiliki pasangan kekasih. Kata ini kemudian diadopsi oleh anak-anak muda sebagai bahasa proken (bahasa gaul) yang disematkan kepada mereka yang tidak memiliki kekasih.
Makna ini kemudian berkembang seiring penggunaan bahasa itu sendiri di masyarakat.
Dalam bahasa latin, jomblus artinya satu. Sendiri atau single.

Seorang disebut jomblo ketika hidup menyendiri atau dalam kesendirian.
Jomblo? Don't be sad guys "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Mujadalah:11)


JOMBLO

Jenius, menjadi orang yang paling jenius menyikapi masa muda yang dipenuhi angan-angan kosong, lalu mengisinya dengan hal- hal yang baik .

Obyektif, berfikir obyektif dan rasional bukan imajinatif yang membualkan.

Motorik, memiliki kendaraan yang pasti untuk mengantarkan dan menikmati perjalanan masa muda kita ke 'terminal' masa depan

Brilian, menggunakan otak brilian dan perilaku smart kita sebagai pemacu masa depan.

Leader, menjadi seorang pemimpin hebat bagi diri sendiri, sehingga bisa mengendalikan nafsu, emosi, dan keberingasan psikis.

Original, menjadi diri sendiri, menjaga kesucian diri, dan melanggengkan fitrah Tuhan, sehingga menjadi manusia termulia dihadapanNya.

 JOSH ( Jomblo Sampai Halal )
Ustd. Felix Siauw

Selasa, 25 Februari 2014

Terima kasih..




 "Keluarga itu bukan hanya dari garis yang sedarah, tapi orang yang di sayang dan menyayangi adalah bagian dari keluarga juga.. mengerti maksudku kan, dek??"


Teruntuk Tuan yang hatinya telah berpenghuni,

Pernyataanmu tadi malam sudah membuka mata hatiku, untuk berghenti berharap. Berharap pada tuan yang hatinya telah berpenghuni. Baiklah tuan, aku akan berhenti mengetuk pintumu, karena aku tak ingin melihat penghuninya mengamuk.
Cukuplah sampai di sini pengharapanku. Kau hanya ada di balik cermin itu, aku bisa melihatmu tanpa bisa meraihmu. 
Mungkin aku belum cukup pintar untuk membacamu, membaca apa yang kau rasakan, membaca makna perhatian, juga kasih dan sayang yang kau tujukan kepadaku. Maafkan aku tuan, sebelumnya aku telah menarik kesimpulan sendiri, harusnya aku tak terburu-buru dalam mengartikan semua ini. Tapi, tenang saja, aku sudah mengerti sekarang. Pernyataanmu itu sudah menyadarkanku, bahwa aku hanyalah seorang adik kecil yang malang yang haus akan kasih dan sayang.

Terima kasih tuan telah menyayangiku, terima kasih juga telah menggangapku bagian dari keluargamu.


salam sayang,, 

Aku

Jumat, 21 Februari 2014

ANDAI WAKTU BISA DI PUTAR KEMBALI...

Minggu kemarin, ada yang bikin surprise.. gimana nggak surprise coba?? temanku satu kelas selama 9 tahun.. yang gak pernah ada kabar semenjak 3 tahun yang lalu semenjak dia menikah.. tiba-tiba dia datang berkunjung ke rumahku, dengan menggandeng buah hatinya... :)
hmm... temanku saja sudah punya anak, berarti usiaku sudah lumayan yah??? hehe .. kapan yah bisa segera menyusul dia.. hehe :p
yup... seneng banget pastinya bisa ketemu sama teman lama, dia sharing banyak tentang kehidupan barunya.. dengan kehadiran sang suami yang dilengkapi juga oleh sang buah hati.. ketika ku tanya,
"Kamu sekarang pasti bahagia banget yah ??  keinginan kamu untuk menikah muda sudah terlaksana. dahulu kan kamu sempat bercerita ingin menikah muda agar ketika punya anak, usianya tak berbeda jauh.  jadi seperti adik-kakak gitu..."  dia langsung tersenyum mendengar ucapanku..

"Ya, aku bahagia karena anak ku, apalagi sekarang usianya udah 2 tahun .. aku senang melihat anakku tumbuh sehat..  tapi, aku gak sebahagia yang kamu bayangkan..." jawabnya

what???? dia bilang , dia gak sebahagia yang aku bayangkan... jujur aja aku bingung . apa maksud sahabatku ini yah??

"Loh.. kenapa kamu gak bahagia??" tanyaku penasaran

"Aku sempat berfikir, mungkin aku akan jauh lebih bahagia jika aku bisa menghabiskan sisa umurku bersama orang yang benar-benar aku cintai , tapi rasanya mustahil banget itu terjadi., aku kangen banget , dengan kenangan-kenanganku dulu bareng dia, kangennn... banget.. andai saja waktu bisa di putar kembali. mungkin aku  bisa merasakan kebahagiaan yang aku inginkan,, seperti mereka . tidak dengan  keadaan ku sekarang ini..."  tiba-tiba air matanya  menetes..

Yeahh.. akhirnya aku bisa menangkap pembicaraan sahabatku ini,, yaa,, tidak alah lagi, dia merindukan mantan kekasihnya yang juga sahabatku.. sebut aja namanya Radit. hmm.. aku jadi ikutan sedih mendengar ucapannya.
tiga tahun yang lalu., dia terpaksa memutuskan hubungannya dengan  si radit karena hubungan mereka tidak direstui oleh kedua orang tuanya. Apa boleh buat, dia tak bisa berbuat banyak, selain menurut dengan kedua orangtuanya. Dan Radit pun begitu,, ya.. sebesar apapun usaha radit untuk mempertahankan hubungannya, tetap saja tidak akan merubah keinginan kedua orang tuanyanya ..
Beberapa bulan setelah mereka berpisah, aku dikagetkan dengan adanya selembar undangan pernikahan !!!! yup, itu undangan pernikahan sahabatku.

"Terlalu cepat rasanya,, sebegitu mudahnya dia meninggalkanku dan mendapatkan penggantiku, seorang yang akan menemani nya untuk menjadi pendamping hidupnya. aku kecewa dengannya.."  ya, begitulah ucapan radit setelah menerima undangan dari sahabatku..

Aku tak bisa banyak bicara untuk masalah radit ini, karena aku bisa merasakan bagaimana berada di posisi radit. Ya, Radit benar-benar rapuh. Sekuat apapun dia sebagai laki-laki, dia juga punya perasaan yang sewaktu-waktu bisa kecewa dan sedih. Hatinya benar-benar terluka.

"Jodoh itu rahasia Allah dit, kita gak tau kan siapa yang akan  menjadi jodoh kita nanti, mungkin dia bukan jodohmu. Dan yakin deh Allah pasti sudah menyiapkan jodoh yg terbaik untukmu.." radit hanya terdiam, ketika  aku mencoba untuk memeberikannya semangat.

Semenjak mereka berpisah aku memang kehilangan jejak sahabatku ini, sampai pada akhirnya aku menerima surat undangan pernikahannya.
Hmm... dan tidak disangka. Aku pikir sahabatku ini sudah bahagia kehidupan barunya, ya dengan keluarga kecil yang dia punya. Ternyata aku salah. Di balik senyuman dia, Keceriaan dia, dia menyembunyikan kesedihannya. Begitu pun dengan radit,, nampaknya radit begitu sulit melupakan sahabatku. Semenjak berpisah darinya , Radit belum mendapatkan pengganti sahabatku. Pernah sesekali menjalin hubungan dengan wanita lain, namun itu tak berlangsung lama. hanya seumur jagung saja.

Aku yakin mereka berdua masih menyimpan rasa yang sama, rasa yang dulu pernah membawa kebahagiaan bagi mereka berdua. Tapi, kini semua kebahagiaan itu telah sirna. Ya, semuanya itu hanya tinggal kenangan semata. Kenangan yang masih terukir dalam memori mereka berdua.
Dan aku sebagai pendengar setia mereka yang selalu setia melihat dan mendengar putaran rekaman memori mereka.

YUPZ... inilah kehidupan, kita sebagai manusia Tentunya punya banyak rencana, tapi segala sesuatunya ALLAH lah yang menentukan... ya, meskipun terkadang apa yang kita dapatkan itu tak seindah yang kita harapkan,, tapi.. aku yakin itulah yang terbaik yang ALLAH berikan untuk kita.

So,,  SELALU BERSYUKUR YAH... !!! :)


 Tentang Sahabatku yang telah menjadi  Seorang Ibu
Tangerang, 29 September 2013

Tie",)

Sabtu, 15 Februari 2014

Tentang MarTa (Antara Kau dan Aku)

Dear,
Noe Widzayaa,,,!!

Hey, noe apa kabarmu disana?
bagaimana kabar dikotamu ? masih gersangkah seperti terakhir aku berkunjung kekotamu?
mungkinkah kunjunganku beberapa waktu lalu itu merupakan kunjungan pertamaku sekaligus yang terakhir??? ya, meskipun aku tak berharap itu yang terakhir.. mungkin biar waktu sajalah yang memberi jawabannya .
baiklah, lupakan tentang kunjunganku beberapa waktu lalu, karena itu hanya akan mengingatkanku tentang kebersamaan MarTa,, iya kebersamaan kita, hanya kau dan aku. dan itu hanya akan membuatku ingin mengulangnya, entahlah .. aku tak tau apa mungkin bisa terulang.??? lagi-lagi .. biar waktu yang akan menjawabnya..
baiklah ,, noe aku hanya ingin menanyakan kabarmu di sana,, 
Hari ini adalah hari kesekian kamu menghilang.. entahlah,sudah berapa lama kau menghilang, yang jelas kurasa ini sudah sangat lama, dan selama itu pula aku menunggumu.
Dan aku masih menyimpan pesan singkat terakhirmu yang kau tujukan untukku sebelum kau benar-benar menghilang.. dalam pesan singkat itu kau tuliskan..

"maafkan aku, beri aku waktu untuk memperbaiki semuanya. belum saatnya..."

begitu singkat, aku nyaris tak menangkap maksud dari pesan singkatmu itu.. dan aku pun tak banyak bertanya, aku cukup membalasnya dengan balasan yang tak kalah singkat..

"baiklah, jika itu kemauanmu. maaf sudah menggangu waktumu.."

ya, itulah percakapan terakhir kita yang membuatku menunggu dan menunggu (lagi), tanpa kepastian, tanpa kejelasan. tapi aku masih setia menantimu di sini..
di sini aku merindukanmu noe, merindukan sapaan hangatmu di pagi hari, iya aku sangat merindukannya. pasalnya sudah sangat lama aku tak menemukan namamu dalam layar ponselku. sebelum kau benar-benar menghilang, namamu selalu menghiasi layar ponselku setiap harinya. tapi, semuanya telah berubah seratus delapan puluh derajat. tak ada lagi namamu terlihat disana., tak ada lagi suaramu yang terdengar dari balik ponselku.Karena kini kau benar-benar mengilang.

Entah hembusan angin dari mana yang membawamu pergi perlahan, dan pada akhirnya kau benar-benar menghilang dari pandanganku. tapi tdak hilang dari hatiku.
Noe, apa kau juga merasakan rindu yang tengah kurasakan kini??? jawab Noe, kenapa kau terdiam. ??
jujur saja aku tak mengerti dengan sikapmu yang berubah drastis semenjak terakhir  kau berkunjung ke kotaku.. apa salahku????
kurasa , semua baik-baik saja. tak ada yang perlu di permasalahkan. tapi, secara tiba-tiba kau menghilang.. pergi entah kemana.. meninggalkanku sendiri disini.. kesepian dan penuh tanda tanya..
Noe, aku sangat mengerti siapa kamu, kamu lah pria yang sering mengajakku bermain. bermain petak umpet, ya aku menyebutnya begitu.. kau selalu menyuruhku menutup mata, dan kamu pergi bersembunyi. ketika ku membuka mataku, aku kehilanganmu. aku terus mencarimu namun aku sama sekali  tak menemukanmu. kau pergi, menghilang dengan permainan konyol yang tak berujung.
Dan , tiba-tiba kamu muncul tanpa sepengetahuanku.. bagiku, kamu seperti hujan noe, iya.. seperti hujan yang datang secara tiba-tiba dan pergi pun dengan tiba-tiba.

ku pikir kamu akan kembali mengunjungiku lagi, tapi pada kenyataannya tidak. karena kamu benar-benar menghilang. Noe, mereka bilang aku terlalu bodoh karena menunggumu. aku sempat jengkel dengan pernyataan mereka. aku tidak bodoh kan karena menunggumu disini????
jawab pertanyaanku noe.... kenapa kau hanya terdiam????

Noe, apakah kamu pernah memikirkan perasaanku??? apa kamu tahu, semenjak kamu menghilang aku selalu sabar menunggumu di sini, karena aku yakin kamu akan kembali mengunjungiku disini.
tapi, noe .. pernyataan mereka mematahkan keyakinanku ..
mereka bilang aku sudah terlalu sabar. jangan mau di jadikan tempat persinggahan saja !!!
mereka bilang aku bodoh karena terus menunggumu di sini , sedangkan kamu tak pernah memikirkan perasaanku sedikitpun...
noe, taukah kamu saat ini aku tengah menitikkan air mata, aku bingung noe,,, aku bingung harus bagaimana??? aku gak tau , mana yang lebih sakit , kehilangan kamu atau bertahan tanpa kejelasan sedikitpun darimu... noe, mengapa kamu masih terdiam????
 
Noe, maafkan aku.. mungkin mereka benar, aku memang terlalu bodoh...
kini aku sadar , percuma saja aku mempertahankannya . tapi hanya aku yang selalu bertahan.. sedangkan kamu. kamu sama sekali tidak perduli kan.. buktinya, kamu pergi menghilang tanpa sebab, tanpa kejelasan,, iya kan noe...???

Noe, aku selalu ingin mempertahankannya. aku percaya semuanya akan baik-baik saja.
tapi, rasanya lelah juga jika aku bertahan seorang diri...



Setelah berbulan-bulan kamu menghilang, akhirnya tadi malam ku coba beranikan diri untuk menghubungimu. aku hanya ingin menanyakan kabarmu dan juga MarTa..sebuah nama tentang KITA, tentang Kau dan Aku.  masih kah ia seindah dahulu???
ku cari namamu dari daftar kontak ponsel milikku, ada sedikit keraguan ketika ku coba menekan tombol hijau pada keypad ponselku. dan akhirnya tersambung...
 panggilan pertama kau abaikan, ku coba lagi.. dan akhirnya aku mendengar suara dari balik ponselku..

aku hanya menanyakan kabarmu, kau bilang kau baik-baik saja. Dan kau balas menanyakan kabarku. pertanyaan demi pertanyaan ku ajukan untukmu, tapi kamu hanya terdiam. entahlah. semakin sulit aku menebak apa yang tengah kamu pikirkan noe.. seingatku hanya dua kata yang selalu kamu ulangi dalam perbincangan kita malam tadi.. "MAAFIN AKU."

"maaf, aku ada keperluan sebentar, nanti aku yang menghubungimu.."

"baiklah, maaf mengganggu.." 

Dan, sambungan telepon kembali terputus,,,

aku masih saja menantimu, menunggu kamu menghubungimu. tapi, kenyataannya kau sma sekali tak menghubungiku...

aku sudah terlalu sabar untuk menunggumu noe, tapi kau tetap tak memberi kejelasan sedikitpun tentang MarTa.. hingga pada akhirnya aku harus berhenti di sini...


Teruntuk MarTa,
Masihkah ia seindah dahulu????
15 Februari 2014

Aku


Rabu, 05 Februari 2014

MR. FA

Aku hanya tau namanya, ngobrol saja belum pernah. tapi ada sesuatu yang aneh ketika melihat dia. Entah apa itu. Terlau dini rasanya jika aku sebut itu adalah cinta. ah,, mungkin hanya perasaan kagum saja..
lambat laun, dia semakin menarik. menarik perhatianku. Menarik hatiku untuk selalu melihatnya lewat ketika dia baru saja datang. Aku selalu menempatkan posisiku senyaman mungkin agar bisa memandanginya. Entah dia menyadarinya atau tidak jika aku selalu menjadi yang pertama tau dia datang . Ah,, tidak mungkin..

Pernah ada suatu kesempatan ketika aku berpapasan ketika jam pulang kantor tiba, dan ia memarkirkan kendaraannya tepat di sebelah kendaraan milikku..
Sayang aku hanya bisa melihatnya saja. Aku dan dia memang berada dalam satu kantor yang sama, sayang kami dipisahkan oleh divisi yang berbeda, dan aku tak cukup punya keberanian untuk menyapanya terlebih dahulu..

hingga pada akhirnya, aku harus meninggalkan kantorku.. ya, karena sesuatu hal aku memutuskan untuk mengundurkan diri.. itu tandanya aku tak bisa melihatnya lagi...


" Orang yang mengagumi diam-diam memenuhi catatannya dengan perasaan hati yang tidak tersampaikan "

#TentangDia (F.A)

 

 30 November 2013

you secret admirer, 
don't let your love be only a secret 

to be continue.........