RSS

Minggu, 31 Agustus 2014

Cukup !

Tadi malam, aku kembali memasuki koridor yang salah.
Entah setan darimana yang berusaha menggodaku. Berkali-kali kucoba untuk melawannya, namun aku tak kuasa. Aku terlalu lemah. Sudah sekian lama aku terbebas dari koridor ini, namun kini aku kembali melewatinya lagi. Bukannya aku lupa dengan janjiku beberapa bulan silam, aku ingat. Aku pun berusaha untuk menghindarinya. Namun aku tak mampu berbuat banyak. Aku terlalu lemah. Duhai diri.. Maaf aku telah ingkar janji.. Aku khilaf..  Kini hanya penyesalan yang  tersisa. Mungkin maaf dan penyesalan tak akan bisa memutar waktu. Semua telah terjadi.. Aku sadar, jalan yang kulalui memang berbahaya. Namun terlalu sulit untuk menghindarinya.

Kini aku marah pada diri sendiri yang terlalu lemah dan bodoh ! Rasanya ingin ku caci maki saja !
Bisa-bisanya membohongi diri sendiri..!

Cukup !
Harusnya ini yang terakhir kalinya aku melalui koridor ini !

Di pojok kamar, dalam heningnya tengah malam. Tak terasa air mataku mengalir membasahi kedua pipiku...

Sabtu, 16 Agustus 2014

22nd

Dua puluh dua tahun sudah aku menghirup atmosfer di bumi secara cuma-cuma. Alhamdulillah, aku bersyukur kepada Ilahi Rabbi yang masih memberikanku nikmat sehat walafiat hingga detik ini. Banyak hal yang semestinya aku kaji ulang di usiaku yang kini bisa dibilang tak muda lagi. Hampir seperempat abad, saatnya berkaca pada diri sendiri. Berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Masih banyak mimpi-mimpiku yang belum terwujud. Semoga Allah memberikan kemudahan, keberkahan dan keridhoan dalam setiap jalan yang kutempuh. Amin.

Tangerang , 16 Agustus 2014

Titie Ibnatu Mursid