RSS

Selasa, 25 Februari 2014

Terima kasih..




 "Keluarga itu bukan hanya dari garis yang sedarah, tapi orang yang di sayang dan menyayangi adalah bagian dari keluarga juga.. mengerti maksudku kan, dek??"


Teruntuk Tuan yang hatinya telah berpenghuni,

Pernyataanmu tadi malam sudah membuka mata hatiku, untuk berghenti berharap. Berharap pada tuan yang hatinya telah berpenghuni. Baiklah tuan, aku akan berhenti mengetuk pintumu, karena aku tak ingin melihat penghuninya mengamuk.
Cukuplah sampai di sini pengharapanku. Kau hanya ada di balik cermin itu, aku bisa melihatmu tanpa bisa meraihmu. 
Mungkin aku belum cukup pintar untuk membacamu, membaca apa yang kau rasakan, membaca makna perhatian, juga kasih dan sayang yang kau tujukan kepadaku. Maafkan aku tuan, sebelumnya aku telah menarik kesimpulan sendiri, harusnya aku tak terburu-buru dalam mengartikan semua ini. Tapi, tenang saja, aku sudah mengerti sekarang. Pernyataanmu itu sudah menyadarkanku, bahwa aku hanyalah seorang adik kecil yang malang yang haus akan kasih dan sayang.

Terima kasih tuan telah menyayangiku, terima kasih juga telah menggangapku bagian dari keluargamu.


salam sayang,, 

Aku

Jumat, 21 Februari 2014

ANDAI WAKTU BISA DI PUTAR KEMBALI...

Minggu kemarin, ada yang bikin surprise.. gimana nggak surprise coba?? temanku satu kelas selama 9 tahun.. yang gak pernah ada kabar semenjak 3 tahun yang lalu semenjak dia menikah.. tiba-tiba dia datang berkunjung ke rumahku, dengan menggandeng buah hatinya... :)
hmm... temanku saja sudah punya anak, berarti usiaku sudah lumayan yah??? hehe .. kapan yah bisa segera menyusul dia.. hehe :p
yup... seneng banget pastinya bisa ketemu sama teman lama, dia sharing banyak tentang kehidupan barunya.. dengan kehadiran sang suami yang dilengkapi juga oleh sang buah hati.. ketika ku tanya,
"Kamu sekarang pasti bahagia banget yah ??  keinginan kamu untuk menikah muda sudah terlaksana. dahulu kan kamu sempat bercerita ingin menikah muda agar ketika punya anak, usianya tak berbeda jauh.  jadi seperti adik-kakak gitu..."  dia langsung tersenyum mendengar ucapanku..

"Ya, aku bahagia karena anak ku, apalagi sekarang usianya udah 2 tahun .. aku senang melihat anakku tumbuh sehat..  tapi, aku gak sebahagia yang kamu bayangkan..." jawabnya

what???? dia bilang , dia gak sebahagia yang aku bayangkan... jujur aja aku bingung . apa maksud sahabatku ini yah??

"Loh.. kenapa kamu gak bahagia??" tanyaku penasaran

"Aku sempat berfikir, mungkin aku akan jauh lebih bahagia jika aku bisa menghabiskan sisa umurku bersama orang yang benar-benar aku cintai , tapi rasanya mustahil banget itu terjadi., aku kangen banget , dengan kenangan-kenanganku dulu bareng dia, kangennn... banget.. andai saja waktu bisa di putar kembali. mungkin aku  bisa merasakan kebahagiaan yang aku inginkan,, seperti mereka . tidak dengan  keadaan ku sekarang ini..."  tiba-tiba air matanya  menetes..

Yeahh.. akhirnya aku bisa menangkap pembicaraan sahabatku ini,, yaa,, tidak alah lagi, dia merindukan mantan kekasihnya yang juga sahabatku.. sebut aja namanya Radit. hmm.. aku jadi ikutan sedih mendengar ucapannya.
tiga tahun yang lalu., dia terpaksa memutuskan hubungannya dengan  si radit karena hubungan mereka tidak direstui oleh kedua orang tuanya. Apa boleh buat, dia tak bisa berbuat banyak, selain menurut dengan kedua orangtuanya. Dan Radit pun begitu,, ya.. sebesar apapun usaha radit untuk mempertahankan hubungannya, tetap saja tidak akan merubah keinginan kedua orang tuanyanya ..
Beberapa bulan setelah mereka berpisah, aku dikagetkan dengan adanya selembar undangan pernikahan !!!! yup, itu undangan pernikahan sahabatku.

"Terlalu cepat rasanya,, sebegitu mudahnya dia meninggalkanku dan mendapatkan penggantiku, seorang yang akan menemani nya untuk menjadi pendamping hidupnya. aku kecewa dengannya.."  ya, begitulah ucapan radit setelah menerima undangan dari sahabatku..

Aku tak bisa banyak bicara untuk masalah radit ini, karena aku bisa merasakan bagaimana berada di posisi radit. Ya, Radit benar-benar rapuh. Sekuat apapun dia sebagai laki-laki, dia juga punya perasaan yang sewaktu-waktu bisa kecewa dan sedih. Hatinya benar-benar terluka.

"Jodoh itu rahasia Allah dit, kita gak tau kan siapa yang akan  menjadi jodoh kita nanti, mungkin dia bukan jodohmu. Dan yakin deh Allah pasti sudah menyiapkan jodoh yg terbaik untukmu.." radit hanya terdiam, ketika  aku mencoba untuk memeberikannya semangat.

Semenjak mereka berpisah aku memang kehilangan jejak sahabatku ini, sampai pada akhirnya aku menerima surat undangan pernikahannya.
Hmm... dan tidak disangka. Aku pikir sahabatku ini sudah bahagia kehidupan barunya, ya dengan keluarga kecil yang dia punya. Ternyata aku salah. Di balik senyuman dia, Keceriaan dia, dia menyembunyikan kesedihannya. Begitu pun dengan radit,, nampaknya radit begitu sulit melupakan sahabatku. Semenjak berpisah darinya , Radit belum mendapatkan pengganti sahabatku. Pernah sesekali menjalin hubungan dengan wanita lain, namun itu tak berlangsung lama. hanya seumur jagung saja.

Aku yakin mereka berdua masih menyimpan rasa yang sama, rasa yang dulu pernah membawa kebahagiaan bagi mereka berdua. Tapi, kini semua kebahagiaan itu telah sirna. Ya, semuanya itu hanya tinggal kenangan semata. Kenangan yang masih terukir dalam memori mereka berdua.
Dan aku sebagai pendengar setia mereka yang selalu setia melihat dan mendengar putaran rekaman memori mereka.

YUPZ... inilah kehidupan, kita sebagai manusia Tentunya punya banyak rencana, tapi segala sesuatunya ALLAH lah yang menentukan... ya, meskipun terkadang apa yang kita dapatkan itu tak seindah yang kita harapkan,, tapi.. aku yakin itulah yang terbaik yang ALLAH berikan untuk kita.

So,,  SELALU BERSYUKUR YAH... !!! :)


 Tentang Sahabatku yang telah menjadi  Seorang Ibu
Tangerang, 29 September 2013

Tie",)

Sabtu, 15 Februari 2014

Tentang MarTa (Antara Kau dan Aku)

Dear,
Noe Widzayaa,,,!!

Hey, noe apa kabarmu disana?
bagaimana kabar dikotamu ? masih gersangkah seperti terakhir aku berkunjung kekotamu?
mungkinkah kunjunganku beberapa waktu lalu itu merupakan kunjungan pertamaku sekaligus yang terakhir??? ya, meskipun aku tak berharap itu yang terakhir.. mungkin biar waktu sajalah yang memberi jawabannya .
baiklah, lupakan tentang kunjunganku beberapa waktu lalu, karena itu hanya akan mengingatkanku tentang kebersamaan MarTa,, iya kebersamaan kita, hanya kau dan aku. dan itu hanya akan membuatku ingin mengulangnya, entahlah .. aku tak tau apa mungkin bisa terulang.??? lagi-lagi .. biar waktu yang akan menjawabnya..
baiklah ,, noe aku hanya ingin menanyakan kabarmu di sana,, 
Hari ini adalah hari kesekian kamu menghilang.. entahlah,sudah berapa lama kau menghilang, yang jelas kurasa ini sudah sangat lama, dan selama itu pula aku menunggumu.
Dan aku masih menyimpan pesan singkat terakhirmu yang kau tujukan untukku sebelum kau benar-benar menghilang.. dalam pesan singkat itu kau tuliskan..

"maafkan aku, beri aku waktu untuk memperbaiki semuanya. belum saatnya..."

begitu singkat, aku nyaris tak menangkap maksud dari pesan singkatmu itu.. dan aku pun tak banyak bertanya, aku cukup membalasnya dengan balasan yang tak kalah singkat..

"baiklah, jika itu kemauanmu. maaf sudah menggangu waktumu.."

ya, itulah percakapan terakhir kita yang membuatku menunggu dan menunggu (lagi), tanpa kepastian, tanpa kejelasan. tapi aku masih setia menantimu di sini..
di sini aku merindukanmu noe, merindukan sapaan hangatmu di pagi hari, iya aku sangat merindukannya. pasalnya sudah sangat lama aku tak menemukan namamu dalam layar ponselku. sebelum kau benar-benar menghilang, namamu selalu menghiasi layar ponselku setiap harinya. tapi, semuanya telah berubah seratus delapan puluh derajat. tak ada lagi namamu terlihat disana., tak ada lagi suaramu yang terdengar dari balik ponselku.Karena kini kau benar-benar mengilang.

Entah hembusan angin dari mana yang membawamu pergi perlahan, dan pada akhirnya kau benar-benar menghilang dari pandanganku. tapi tdak hilang dari hatiku.
Noe, apa kau juga merasakan rindu yang tengah kurasakan kini??? jawab Noe, kenapa kau terdiam. ??
jujur saja aku tak mengerti dengan sikapmu yang berubah drastis semenjak terakhir  kau berkunjung ke kotaku.. apa salahku????
kurasa , semua baik-baik saja. tak ada yang perlu di permasalahkan. tapi, secara tiba-tiba kau menghilang.. pergi entah kemana.. meninggalkanku sendiri disini.. kesepian dan penuh tanda tanya..
Noe, aku sangat mengerti siapa kamu, kamu lah pria yang sering mengajakku bermain. bermain petak umpet, ya aku menyebutnya begitu.. kau selalu menyuruhku menutup mata, dan kamu pergi bersembunyi. ketika ku membuka mataku, aku kehilanganmu. aku terus mencarimu namun aku sama sekali  tak menemukanmu. kau pergi, menghilang dengan permainan konyol yang tak berujung.
Dan , tiba-tiba kamu muncul tanpa sepengetahuanku.. bagiku, kamu seperti hujan noe, iya.. seperti hujan yang datang secara tiba-tiba dan pergi pun dengan tiba-tiba.

ku pikir kamu akan kembali mengunjungiku lagi, tapi pada kenyataannya tidak. karena kamu benar-benar menghilang. Noe, mereka bilang aku terlalu bodoh karena menunggumu. aku sempat jengkel dengan pernyataan mereka. aku tidak bodoh kan karena menunggumu disini????
jawab pertanyaanku noe.... kenapa kau hanya terdiam????

Noe, apakah kamu pernah memikirkan perasaanku??? apa kamu tahu, semenjak kamu menghilang aku selalu sabar menunggumu di sini, karena aku yakin kamu akan kembali mengunjungiku disini.
tapi, noe .. pernyataan mereka mematahkan keyakinanku ..
mereka bilang aku sudah terlalu sabar. jangan mau di jadikan tempat persinggahan saja !!!
mereka bilang aku bodoh karena terus menunggumu di sini , sedangkan kamu tak pernah memikirkan perasaanku sedikitpun...
noe, taukah kamu saat ini aku tengah menitikkan air mata, aku bingung noe,,, aku bingung harus bagaimana??? aku gak tau , mana yang lebih sakit , kehilangan kamu atau bertahan tanpa kejelasan sedikitpun darimu... noe, mengapa kamu masih terdiam????
 
Noe, maafkan aku.. mungkin mereka benar, aku memang terlalu bodoh...
kini aku sadar , percuma saja aku mempertahankannya . tapi hanya aku yang selalu bertahan.. sedangkan kamu. kamu sama sekali tidak perduli kan.. buktinya, kamu pergi menghilang tanpa sebab, tanpa kejelasan,, iya kan noe...???

Noe, aku selalu ingin mempertahankannya. aku percaya semuanya akan baik-baik saja.
tapi, rasanya lelah juga jika aku bertahan seorang diri...



Setelah berbulan-bulan kamu menghilang, akhirnya tadi malam ku coba beranikan diri untuk menghubungimu. aku hanya ingin menanyakan kabarmu dan juga MarTa..sebuah nama tentang KITA, tentang Kau dan Aku.  masih kah ia seindah dahulu???
ku cari namamu dari daftar kontak ponsel milikku, ada sedikit keraguan ketika ku coba menekan tombol hijau pada keypad ponselku. dan akhirnya tersambung...
 panggilan pertama kau abaikan, ku coba lagi.. dan akhirnya aku mendengar suara dari balik ponselku..

aku hanya menanyakan kabarmu, kau bilang kau baik-baik saja. Dan kau balas menanyakan kabarku. pertanyaan demi pertanyaan ku ajukan untukmu, tapi kamu hanya terdiam. entahlah. semakin sulit aku menebak apa yang tengah kamu pikirkan noe.. seingatku hanya dua kata yang selalu kamu ulangi dalam perbincangan kita malam tadi.. "MAAFIN AKU."

"maaf, aku ada keperluan sebentar, nanti aku yang menghubungimu.."

"baiklah, maaf mengganggu.." 

Dan, sambungan telepon kembali terputus,,,

aku masih saja menantimu, menunggu kamu menghubungimu. tapi, kenyataannya kau sma sekali tak menghubungiku...

aku sudah terlalu sabar untuk menunggumu noe, tapi kau tetap tak memberi kejelasan sedikitpun tentang MarTa.. hingga pada akhirnya aku harus berhenti di sini...


Teruntuk MarTa,
Masihkah ia seindah dahulu????
15 Februari 2014

Aku


Rabu, 05 Februari 2014

MR. FA

Aku hanya tau namanya, ngobrol saja belum pernah. tapi ada sesuatu yang aneh ketika melihat dia. Entah apa itu. Terlau dini rasanya jika aku sebut itu adalah cinta. ah,, mungkin hanya perasaan kagum saja..
lambat laun, dia semakin menarik. menarik perhatianku. Menarik hatiku untuk selalu melihatnya lewat ketika dia baru saja datang. Aku selalu menempatkan posisiku senyaman mungkin agar bisa memandanginya. Entah dia menyadarinya atau tidak jika aku selalu menjadi yang pertama tau dia datang . Ah,, tidak mungkin..

Pernah ada suatu kesempatan ketika aku berpapasan ketika jam pulang kantor tiba, dan ia memarkirkan kendaraannya tepat di sebelah kendaraan milikku..
Sayang aku hanya bisa melihatnya saja. Aku dan dia memang berada dalam satu kantor yang sama, sayang kami dipisahkan oleh divisi yang berbeda, dan aku tak cukup punya keberanian untuk menyapanya terlebih dahulu..

hingga pada akhirnya, aku harus meninggalkan kantorku.. ya, karena sesuatu hal aku memutuskan untuk mengundurkan diri.. itu tandanya aku tak bisa melihatnya lagi...


" Orang yang mengagumi diam-diam memenuhi catatannya dengan perasaan hati yang tidak tersampaikan "

#TentangDia (F.A)

 

 30 November 2013

you secret admirer, 
don't let your love be only a secret 

to be continue.........