"Keluarga itu bukan hanya dari garis yang sedarah, tapi orang yang di sayang dan menyayangi adalah bagian dari keluarga juga.. mengerti maksudku kan, dek??"
Teruntuk Tuan yang hatinya telah berpenghuni,
Pernyataanmu tadi malam sudah membuka mata hatiku, untuk berghenti berharap. Berharap pada tuan yang hatinya telah berpenghuni. Baiklah tuan, aku akan berhenti mengetuk pintumu, karena aku tak ingin melihat penghuninya mengamuk.
Cukuplah sampai di sini pengharapanku. Kau hanya ada di balik cermin itu, aku bisa melihatmu tanpa bisa meraihmu.
Mungkin aku belum cukup pintar untuk membacamu, membaca apa yang kau rasakan, membaca makna perhatian, juga kasih dan sayang yang kau tujukan kepadaku. Maafkan aku tuan, sebelumnya aku telah menarik kesimpulan sendiri, harusnya aku tak terburu-buru dalam mengartikan semua ini. Tapi, tenang saja, aku sudah mengerti sekarang. Pernyataanmu itu sudah menyadarkanku, bahwa aku hanyalah seorang adik kecil yang malang yang haus akan kasih dan sayang.
Terima kasih tuan telah menyayangiku, terima kasih juga telah menggangapku bagian dari keluargamu.
salam sayang,,
Aku



0 komentar:
Posting Komentar